KEGIATAN BELAJAR
2
Menyampaikan
Presentasi
Pada umumnya
presentasi dilakukan dengan langkah-langkah berikut:
1. Pendahuluan
2. Penyajian
3. Tanya
jawab
4. Rangkuman/simpulan
dan penutup
A. Teknik-teknik
Presentasi
1. Nenanggulangi
rasa takut
Pertama,
dimulai dengan penguasaan diri dan materi, kemudian berbicaralah dengan tenang,
suara yang jelas, dan bulat serta irama lebih lambat dari kebiasaan berbicara.
2. Kredibilitas
presenter
Hal
utama dalam presentasi adalah kredibilitas presenter yang akan menentukan
sejauh mana dia dapat menyampaikan materi presentasinya dengan cara yang
komunikatif dan meyakinkan.
3. Memberikan
penekanan pada pokok-pokok pikiran penting
Apabila
ada pokok-pokok pikiran penting yang ingin ditangkap dan dipahami pendengar
anda perlu mengulangnya beberapa kali supaya pokok pikiran tersebut merasuk
dalam benak pendengar. Juga dapat melalui tekanan nada suara.
4. Pandangan
mata
Usahakan
untuk memandang mata pendengar secara individual. Sebab melalui sinar mata
pendengar anda dapat mendeteksi apakah pendengar memperhatikan dan memahami
penjelasan anda.
5. Gunakan
ilustrasi untuk menjelaskan gagasan
Menggunakan
ilustrasi berupa gambar, tabel, dan grafik. Penggunaan ilustrasi juga dapat
membuat presentasi lebih menarik. Presenter yang baik biasanya bercerita menggunakan
anekdot untuk memberikan tekanan pada gagasan yang penting.
6. Tanya
jawab
Suatu
presentasi biasanya diikuti dengan Tanya jawab untuk memberikan kesempatan
kepada pendengar meminta penjelasan atau komentar. Berikan jawaban yang jelas,
langsung pada pokok permasalahannya atau dengan contoh bila perlu.
Hamilton (1977) mengidentifikasi beberapa factor
penyebab terjadinya proses mendengarkan yang buruk sebagai berikut:
1. Hambatan
fisik
Factor yang bersifat fisik seperti
denggungan suara OHP, dering telvon, dan lainnya. Sebaiknya anda meminta
penanya untuk mengulangi pertanyaannya.
2. Hambatan
personal
Berasal dari kondisi fisik
pembicara, misalnya kecemasan, tidak merasa sehat. Sikap ramah, raut muka yang
tenang dan terbuka menjadi penting dalam mendengarkan orang lain.
3. Hambatan
peristilahan (Semantik)
Banyaknya istilah asing yang baru
dikenal. Penting sekali menganalisis siapa yang kira-kira menjadi pendengar
anda sehingga anda tahu istilah apa yang harus diguinakan.
4. Jaga
penampilan yang terbaik
Wajah orang yang tersenyum
menimbulkan rasa senang dan simpati dari orang yang melihatnya. Perubahan emosi
dalam penyajian perlu dapat direfleksikan melalui air muka. Lakukan adaptasi
presentasi. Konsentrasi pada gagasan yang akan disampaikan.
5. Tepat
waktu
Mulai dan akhiri presentasi anda
tepat pada waktunya. Usahakan untuk membahas hal-hal penting di awal pertemuan.
6. Akhiri
presentasi dengan baik
Berikan kesimpulan atau penegasan
kembali gagasan utama presentasi sebagai penutup. Cara mengakhiri presentasi
yaitu mendorong peserta melakukan suatu tindakan atau dengan retorika yang
tepat dan relavan dengan tujuan presentasi. Selanjutnya gunakan kata-kata
penutup.
B. Evaluasi
Presentasi
Meminta teman atau kolega yang anda
percaya untuk memberikan masukan
konstruktif setelah mengamati presentasi anda. Temukan dalam hal apa saja anda
masih memerlukan perbaikan.
Ada beberapa tindak lanjut yang
baik dilakukan setelah presentasi sebagai berikut:
1. Membuat
catatan interaksi dalam presentasi
Catat
berbagai pertanyaan, kritik dan masukan peserta, serta kelancaran proses.
2. Penyebaran
lanjut informasi
Membuat
ringkasan atau rangkuman gagasan dan isu utama serta hasil diskusi dan membuat
newsletter untuk dikirimkan kepada kolega atau pihak yang relevan dan yang akan
mendapat manfaat dari informasi tersebut.
3. Penutup
Semakin
sering dilakukan maka akan semakin terampil. Seumpama permata, kalau tidak
diasah maka tidak akan kelihatan kilaunya.
Lucky Club | Live The Casino Experience with a VIP
BalasHapusLucky Club is a unique gaming and entertainment destination where you can experience the thrill luckyclub of Las Vegas, Nevada, at the heart of the Rating: 4 · 4 votes